Tugas Dinas Perhubungan dalam Pengelolaan Perlintasan Kereta Api Sebidang di Kota Serang Berdasarkan Peraturan Wali Kota Serang Nomor 17 Tahun 2017
Keywords:
Railway Level Crossing, Authority, Transport SafetyAbstract
This study analyzes the implementation of the duties of the Serang City Transportation Agency in managing railway level crossings under Serang Mayor Regulation Number 17 of 2017 and identifies the constraints encountered in practice. The study applies an empirical juridical method with a descriptive-analytical specification. The findings show that the agency has carried out supervision, operational control, traffic engineering, crossing-guard management, installation of traffic signs, gradual improvement of safety facilities, safety outreach, and coordination with railway-related institutions. Implementation remains suboptimal because several crossings still rely on manual barriers and non-permanent guard posts, while budget and human-resource limitations, complex intergovernmental coordination, and low compliance among some road users persist. From the perspective of authority theory, the Transportation Agency has a legal basis for performing transport-safety functions. From a welfare-state perspective, public safety protection still requires stronger facility modernization, staff capacity, inter-agency coordination, and direct community education.
References
Agustina, E. (2020) 'Kewenangan kepala daerah terhadap Badan Usaha Milik Daerah ditinjau dari hukum administrasi negara', Solusi, 18(1), pp. 11-19. https://doi.org/10.36546/solusi.v18i1.256.
Ali, Z. (2016) Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.
Fauziah, S.N. & Muljanto, M.A. (2024) 'Implementation of safety policy at JPL 75 by the Jombang Regency Transportation Office', Journal La Sociale, 5(5), pp. 1450-1456. https://doi.org/10.37899/journal-la-sociale.v5i5.1294.
Gandara, M. (2020) 'Kewenangan atribusi, delegasi dan mandat', Khazanah Hukum, 2(3), pp. 92-99. https://doi.org/10.15575/kh.v2i3.8187.
Handoko, H., Imron, N.A. & Malaiholo, D. (2021) 'Sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang tidak berpalang pintu (Studi kasus: Desa Ngetrep, Kabupaten Madiun)', Madiun Spoor: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), pp. 10-17. https://doi.org/10.37367/jpm.v1i2.178.
Ihtirom, M.W. & Supriyatno, D. (2025) 'Analisis kebutuhan sarana dan prasarana untuk keselamatan pada perlintasan sebidang kereta api', Mitrans: Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi, 3(3), pp. 277-284. https://doi.org/10.26740/mitrans.v3n3.p277-284.
Imron, N.A. & Handoko, H. (2021) 'Upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan di perlintasan sebidang melalui pendekatan partisipasi masyarakat', Madiun Spoor: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), pp. 25-31. https://doi.org/10.37367/jpm.v1i2.183.
Indonesia (2007) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
Indonesia (2009) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Indonesia (2014) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Indonesia, Kementerian Perhubungan (2018) Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang Antara Jalur Kereta Api dengan Jalan.
Iswanto, A.P., Puspitasari, M.D., Imron, N.A. & Mayangsari, A.V.D. (2022) 'Analisis peningkatan keselamatan pada perlintasan sebidang kereta api Tanggulangin-Porong (Studi kasus: JPL 75 KM 31+368)', Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan, 9(2), pp. 92-102. https://doi.org/10.46447/ktj.v9i2.433.
Jabar, A. & Yuniarni, E. (2025) 'Penerapan prinsip akuntabilitas dalam pelayanan publik untuk mewujudkan good governance', Welfare State Jurnal Hukum, 4(1), pp. 131-146. https://doi.org/10.56013/welfarestate.v4i1.3859.
Pringgondani, G., Bagaskara, N.D., Setijowarno, D. & Ruktiningsih, R. (2020) 'Evaluasi perlintasan sebidang jalan rel dengan jalan raya di Kota Semarang', G-SMART, 4(1), pp. 13-26. https://doi.org/10.24167/gsmart.v4i1.1895.
Putra, M.D. (2021) 'Negara kesejahteraan (welfare state) dalam perspektif Pancasila', Jurnal Likhitaprajna, 23(2), pp. 116-128. https://doi.org/10.37303/likhitaprajna.v23i2.199.
Qamar, N. & Rezah, F.S. (2023) 'Wewenang sebagai instrumen penyelenggaraan pemerintahan dalam sistem negara hukum', Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 2(2), pp. 201-222. https://doi.org/10.47200/awtjhpsa.v2i2.1781.
Pemerintah Kota Serang (2017) Peraturan Wali Kota Serang Nomor 17 Tahun 2017 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perhubungan.
Syahrum, M. (2021) Pengantar Metodologi Penelitian Hukum: Kajian Penelitian Normatif, Empiris. Bandung: Dotplus Publisher.
Tanne, Y.A., Safira, H., Zai, O.T.R., Meilani, R. & Kurnia, S.A. (2024) 'Evaluasi perlintasan sebidang atau level crossing (Studi kasus: Bandung Raya)', Jurnal Perkeretaapian Indonesia, 8(1), pp. 32-41. https://doi.org/10.37367/jpi.v8i1.313.
Utami, A. & Widyastuti, H. (2020) 'Studi perilaku masyarakat terhadap peringatan dini di perlintasan kereta api sederhana tanpa pagar di Gayung Kebonsari, Surabaya', Majalah Ilmiah Pengkajian Industri, 14(1), pp. 39-46. https://doi.org/10.29122/mipi.v14i1.4040.
Yuniza, M.E., Nandita, N.N.D.R.P. & Maharani, N.P.M. (2023) 'Sumber kewenangan pemerintah: permasalahan dan prospek pengaturannya dalam ius constituendum', Jurnal Magister Hukum Udayana, 12(4), pp. 835-852. https://doi.org/10.24843/JMHU
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maziya Dalva, Ikomatussuniah, Ahmad Rayhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

PUBLICATION ETHICS
FOCUS AND SCOPE
EDITORIAL TEAM
REVIEW PROCESS
CONTACT US
AUTHOR GUIDELINES




